19.8 C
Lombok
Beranda blog

Perayaan Hultah Akbar Madrasah NWDI ke-90 adalah Wujud Cinta Jamaah kepada Maulanasyaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid

0

Mataram, Barbareto News – Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (Hultah) akbar ke-90 Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) akan digelar secara meriah di Anjani, Lombok Timur, pada Minggu, 12 Oktober 2025 mendatang.

Acara akbar ini akan menjadi momentum penting bagi seluruh jamaah dan keluarga besar Nahdlatul Wathan (NW) untuk mengenang dan meneladani perjuangan Almaghfurullah Maulanasyaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, pendiri NW sekaligus Pahlawan Nasional asal Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menjelang acara puncak, berbagai kegiatan telah dan sedang dilaksanakan oleh panitia dan jamaah NW dari berbagai daerah. Di antaranya Jalan Sehat Berhadiah 5 Umroh yang diikuti puluhan ribu peserta di Kota Mataram, Lomba Marathon, Pawai Sepeda Motor yang juga berhadiah 1 paket umroh, sepeda motor dan lainnya, Seminar Nasional, hingga Pawai Alegoris yang akan berlangsung pada Sabtu, 11 Oktober 2025 besok di Anjani.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana dakwah dan syiar kebesaran organisasi Nahdlatul Wathan yang selama ini berperan besar dalam bidang pendidikan, sosial, dan dakwah keagamaan di Indonesia Khususnya di NTB.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), Dr. TGKH. M. Zainuddin Atsani, menegaskan, Hultah akbar Madrasah NWDI ke-90 ini merupakan momen yang sangat bersejarah, tidak hanya bagi jamaah NW tetapi juga bagi seluruh umat Islam di Indonesia. Ia menyebut bahwa setiap kegiatan yang digelar merupakan bentuk kecintaan dan penghormatan kepada pendiri NW yang telah meletakkan dasar perjuangan pendidikan Islam modern di Indonesia Khususnya di NTB.

“Hultah ini adalah bentuk cinta kita kepada Almaghfurullah Maulanasyaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Beliau bukan hanya tokoh bagi Nahdlatul Wathan, tetapi juga pejuang bangsa yang telah berjasa besar dalam mencerdaskan umat,” ujarnya, Jumat 10 Oktober 2025.

“Kami mengajak seluruh jamaah NW, simpatisan, dan masyarakat umum untuk hadir memeriahkan dan mensukseskan acara puncak di Anjani. Mari kita buktikan bahwa semangat perjuangan Maulanasyaikh tetap hidup di dada generasi penerus NW,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Hultah akbar ke-90 Madrasah NWDI, H. Syamsul Rijal, memastikan seluruh persiapan acara puncak telah rampung hampir sepenuhnya. Panitia telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, dinas perhubungan, dan pemerintah daerah, untuk memastikan pelaksanaan acara berjalan aman dan tertib.

“Kesiapan kami sudah mencapai 90 persen. Mulai dari tata panggung, area parkir, tenda jamaah, hingga jalur arus lalu lintas semuanya telah diatur. Kami belajar dari tahun-tahun sebelumnya agar kemacetan panjang dapat diminimalisir,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa panitia menyiapkan sejumlah titik parkir alternatif dan jalur masuk-keluar bagi jamaah agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalur utama Anjani.

“InsyaAllah semua sudah siap, baik untuk pawai alegoris maupun hari H nanti. Kami berharap jamaah yang datang dari berbagai daerah bisa menikmati acara dengan nyaman dan tertib,” kata H. Syamsul Rijal.

Berdasarkan laporan panitia, ribuan jamaah Nahdlatul Wathan dari berbagai daerah akan hadir langsung di Anjani. Sejumlah jamaah mulai berdatangan sejak awal pekan ini untuk mengikuti rangkaian kegiatan dan berziarah ke makam Maulanasyaikh.

Selain itu, sejumlah lembaga pendidikan di bawah naungan NW juga telah menggelar kegiatan pra-Hultah seperti doa bersama, Hiziban akbar, dan berbagai kegiatan keagamaan lainya.

Peringatan Hultah akbar Madrasah NWDI ke-90 ini juga diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi generasi muda Nahdlatul Wathan. Menurut PBNW, perjuangan Maulanasyaikh harus terus dilanjutkan oleh anak-anak muda NW dengan cara memperkuat keilmuan, akhlak, dan semangat pengabdian kepada umat.

“Generasi muda NW harus tampil sebagai pelanjut perjuangan. Jangan hanya menjadi penonton dalam sejarah. Kita semua adalah bagian dari perjuangan besar Nahdlatul Wathan untuk agama, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Dengan usia yang hampir satu abad, Madrasah NWDI telah menorehkan banyak sejarah dalam dunia pendidikan Islam di Indonesia. Ribuan alumni madrasah dan lembaga pendidikan di bawah naungan NW kini tersebar di seluruh Indonesia bahkan mancanegara.

Panitia berharap momentum Hultah akbar ke-90 ini menjadi batu loncatan menuju perayaan Hultah ke-100 NWDI pada tahun 2035 mendatang yang diharapkan lebih besar, lebih tertib, dan membawa manfaat luas bagi umat dan bangsa.

“Kita bersyukur atas karunia Allah SWT karena Nahdlatul Wathan masih terus eksis hingga 90 tahun lamanya. Semoga ke depan, di usia satu abad nanti, NWDI menjadi lebih maju, lebih mandiri, dan lebih memberi manfaat bagi masyarakat luas,”tandasnya.

MotoGP Mandalika 2025, Klaim Penyelanggaraan Terbaik Sepanjang Sejarah hingga Kapolda NTB Terima Penghargaan dari Indonesia Magazine Award

0

Mataram, Barbareto News – Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah selesai usai digelar. Event balap motor kelas dunia ini mencatatkan tonggak baru dan di klaim sebagi edisi terbaik sejak pertama kali diselenggarakan di Mandalika.

Banyak kalangan yang menilai bahwa MotoGP Mandalika 2025 catatkan penyelenggaran terbaik sepanjang sejarah hingga dongkrak perekonomian daerah.

Ajang tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan di berbagai aspek mulai dari pelaksanaan teknis, pelayanan kepada penonton, hingga kesiapan infrastruktur pendukung. 

Tentunya kesuksesan MotoGP Mandalika 2025 tidak lepas dari tangan dingin Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan.

Operasi pengamanan MotoGP yang diberi sandi Operasi Mandalika Rinjani 2025 dengan tujuan utama memastikan kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian acara MotoGP.

“Alhamdulillah semua berjalan sukses, karena sudah jauh jauh hari Kami sudah melaksanakan Cipta Kondisi beberapa tahap untuk mengantisipasi potensi kerawanan dan menjamin penyelenggaraan MotoGP berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kapolda yang putra asli NTB tersebut

Atas segala dedikasi, innovasi dan kinerja terbaik Polda NTB maka Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan mendapatkan Asia Award, dari Indonesia Award Magazine yang berkerjasama dengan Thanks Institute Indonesia sebagai team Verifikator kelayakan Award.

Adapun kategori penghargaan yang diraih oleh Kapolda NTB sebagai Indonesia’s Most Innovative And Valuable Leader 2025, yaitu pemimpin yang sangat innovative di Indonesia dan sangat bernilai

Ketua Team Penilai Leadership Award Dr Ketut Abid Halimi, bersama Prof Muhamamad Kurjum, Assoc Prof Dr Windu Santoso setelah beberapa hari di NTB melakukan verifikasi langsung dan wawancara dengan berbagai tokoh menyimpulkan dan mengumumkan bahwa Irjen Pol Hadi Gunawan sangat layak mendapatkan Asia award ini

“Luar biasa banyak kalangan yang memuji tentang pola Leadership dan manajemen organisasi di Polda NTB, ditambah sukses besar mengamankan Perhelatan Moto GP, percontohan pembinaan Ijin Pertambangan Rakyar (IPR) dengan membentuk wadah koperasi, hingga E teguran berbasis humanis, jadi sangat layak Pak Kapolda raih Award ini” Tukasnya

Adapun penghargaan diserahkan langsung oleh team juri di ruang kerja Kapolda pada hari Kamis (9/10) 2025 Pukul 15.00 di saksikan oleh PJU Polda dan Media. (***)

Kapolda NTB Hadiri Gerakan Tanam Jagung Serentak Kuartal IV 2025 di Lombok Barat

0

Mataram, Barbareto News – Kapolda Nusa Tenggara Barat Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K., Rabu (8/10/2025), menghadiri kegiatan Gerakan Tanam Jagung Serentak Kuartal IV yang digelar di Dusun Luwuk Daye, Desa Tempos, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Kegiatan itu sebagai bagian dari program nasional, dalam rangka mendukung Swasembada Pangan Tahun 2025, yang melibatkan jajaran Forkopimda NTB serta berbagai unsur masyarakat dan instansi terkait.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur NTB, Ketua DPRD Provinsi NTB, Danrem 162/WB, Kajati NTB, Ketua Pengadilan Tinggi NTB, serta unsur TNI–Polri dan kepala dinas terkait, seperti Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, Bulog Wilayah NTB, dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan jika sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

“Jagung menjadi simbol kemandirian pangan NTB. Melalui gerakan tanam serentak ini, kita menunjukkan semangat gotong royong untuk menjadikan NTB sebagai lumbung pangan yang tangguh dan mandiri,” ujar Gubernur NTB.

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan menyampaikan jika Polri berkomitmen mendukung penuh program pemerintah, dalam menjaga dan memperkuat sektor pertanian sebagai bagian dari upaya strategis mewujudkan kemandirian pangan nasional.

“Polri melalui Polda NTB siap bersinergi dan ikut berperan aktif, dalam mendukung Swasembada Pangan 2025. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi wujud nyata kepedulian kami terhadap ketahanan pangan masyarakat,” tegas Irjen Pol. Hadi Gunawan.

Kapolda NTB menambahkan, sektor pertanian memiliki dampak langsung terhadap stabilitas sosial dan keamanan masyarakat, sehingga dukungan terhadap petani dan program pangan menjadi bagian dari strategi Polri, dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif dan produktif.

“Melalui program Polri Peduli Ketahanan Pangan, kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya aman, tetapi juga sejahtera. Ketahanan pangan adalah fondasi dari ketahanan bangsa,” pungkasnya.

Gerakan tanam jagung serentak di Lombok Barat tersebut, menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama lintas sektor dan menggerakkan semangat kolektif, menuju NTB sebagai lumbung pangan berdaya saing di tingkat nasional.

MHQ ke-4 Tingkat Kabupaten Lombok Timur Resmi Dibuka, Lebih dari 1800 Peserta Siap Bertanding di Ponpes Unwanul Falah

0

Lombok Timur, Barbareto News – Gema ayat suci Al-Qur’an kembali menggema di Kabupaten Lombok Timur dengan dibukanya secara resmi Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) ke-4 tingkat kabupaten. Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Pondok Pesantren Unwanul Falah, Paok Lombok, yang tahun ini bertindak sebagai tuan rumah. 22 September 2025

Lebih dari 1800 santri dan santriwati dari berbagai pondok pesantren dan lembaga pendidikan Al-Qur’an di seluruh Lombok Timur tercatat sebagai peserta. Mereka siap untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam menghafal dan melantunkan Al-Qur’an dalam berbagai cabang lomba yang akan dipertandingkan selama beberapa hari ke depan.

Ketua Panitia, TGH Muhayyan, dalam laporannya menyampaikan bahwa acara ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah wadah untuk meraih kesuksesan bersama Al-Qur’an. “Acara MHQ ini memiliki banyak tujuan, yang utamanya adalah untuk sukses bersama Al-Qur’an. Kami ingin mengingatkan kembali bahwa satu-satunya rumus bagi seorang hafidz untuk menjaga hafalannya adalah dengan muroja’ah (mengulang hafalan) secara konsisten,” ujarnya dengan penuh semangat.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Unwanul Falah, TGH. Ishak Khairuddin, selaku tuan rumah, menyambut hangat seluruh kafilah dan tamu undangan. “Tidak ada cara yang paling mulia bagi seorang hamba selain berinteraksi dengan Al-Qur’an. Selamat datang di pondok pesantren kami. Semoga kedatangan Bapak, Ibu, dan seluruh peserta menjadi kebanggaan serta membawa berkah bagi kita semua,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat turut memberikan sambutan dan apresiasinya. Beliau menyatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintah daerah. “Kegiatan ini adalah salah satu upaya paling strategis untuk membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Selain itu, ajang MHQ ini sangat efektif untuk menjadi sarana evaluasi bagi program-program pemerintah, khususnya program beasiswa santri yang dikelola oleh Dinas Sosial,” jelasnya.

Dengan dibukanya MHQ ke-4 ini, diharapkan akan lahir para hafidz dan hafidzah berkualitas yang tidak hanya mampu menjaga hafalan Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari, serta mengharumkan nama Kabupaten Lombok Timur di tingkat yang lebih tinggi.

Hultah Akbar Madrasah NWDI 2025 di Anjani Hadirkan Fun Bike, Maraton, dan Hadiah Umroh

0

Lombok Timur, Barbareto News – Menjelang peringatan Hultah Akbar ke-90 Madrasah NWDI, berbagai kegiatan pra-acara siap digelar untuk menyemarakkan momentum bersejarah tersebut. Panitia bersama Pimpinan Pusat HIMMAH NW menghadirkan rangkaian lomba dan olahraga massal yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga memberikan kesempatan masyarakat untuk meraih doorprize spektakuler, mulai dari paket umrah gratis, sepeda motor, sepeda listrik, hingga ratusan hadiah menarik lainnya.

Penanggung Jawab Fun Bike, Abdul Mukmin Rifa’i, menegaskan, HIMMAH NW ingin berperan aktif dalam mendukung suksesnya Hultah Akbar Madrasah NWDI ke-90

“Alhamdulillah, untuk hadiah Fun Bike tahun ini kita siapkan sepeda listrik dan beragam doorprize menarik yang bisa dibawa pulang para peserta. Ini sebagai bentuk dukungan nyata HIMMAH NW terhadap panitia Hultah Akbar ke-90,” katanya pada Minggu 21 September 2025.

Selain Fun Bike, HIMMAH NW juga menyelenggarakan lomba lari maraton dengan hadiah yang unik, yaitu 1 ekor kambing, piala, dan uang pembinaan untuk para juara.

Tak kalah menarik, panitia Hultah Akbar juga menyiapkan kegiatan Jalan Sehat yang terbuka untuk masyarakat luas. Doorprize utama berupa paket umrah gratis dan sepeda motor disiapkan bagi peserta yang beruntung, di samping ratusan hadiah hiburan lainnya.

Sementara, Koordinator Seksi Pawai, Dr. Hassan Zaeni, mengajak seluruh masyarakat untuk ambil bagian.

“Mari kita bersama-sama mengikuti kegiatan pra-Hultah Akbar ini. Selain sehat, kita juga bisa memperkuat silaturahmi. Ini wujud rasa syukur kita atas tetap tegaknya NW, warisan Guru Besar kita Almagfurullah Maulanasyaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid,” ujarnya.

Jadwal Kegiatan Pra-Hultah Madrasah NWDI ke-90

Panitia telah menetapkan jadwal pelaksanaan kegiatan sebagai berikut:

4 Oktober 2025 – Lomba Lari Maraton
5 Oktober 2025 – Fun Bike
9 Oktober 2025 – Pawai Sepeda Motor

Seluruh peserta dapat melakukan pendaftaran di Sekretariat Panitia Hultah Akbar ke-90 Madrasah NWDI, yang berlokasi di Kantor Pimpinan Wilayah NW NTB di Anjani.

Rangkaian pra-Hultah kali ini menjadi bukti nyata bahwa perayaan Hultah Madrasah NWDI bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menyehatkan masyarakat. Dengan hadiah menarik dan kegiatan yang variatif, Hultah Akbar ke-90 Madrasah NWDI di Anjani dipastikan akan berlangsung meriah.

Ruang Baru Anak Muda: Dari Aktivisme ke Politik Formal

0

Oleh: HeriantoMantan Aktivis Korpus BEM SI, Mantan Presma BEM Unram, Ketua AMPG, dan Wakil Ketua Bidang Kepemudaan dan Olahraga DPD I Partai Golkar NTB

Dari Jalanan ke Parlemen: Aktivisme yang Bertransformasi

Saya lahir dan tumbuh dari rahim aktivisme. Sebagai mantan Presiden Mahasiswa Universitas Mataram dan bagian dari korpus BEM SI, saya pernah merasakan bagaimana idealisme muda diwujudkan lewat diskusi panjang, aksi turun ke jalan, hingga perdebatan intelektual yang tak jarang penuh tensi. Aktivisme memberi saya bekal berharga: keberanian bersuara, kepekaan sosial, dan keyakinan bahwa suara anak muda tidak boleh diremehkan.

Namun, seiring waktu saya menyadari: perjuangan tidak boleh berhenti di jalanan. Kritik memang penting, tetapi jika tidak dilanjutkan dengan langkah konkret di ruang pengambilan keputusan, maka ia akan menjadi gema yang hilang begitu saja. Di sinilah politik formal hadir, bukan sebagai lawan aktivisme, tetapi sebagai kelanjutan perjuangan.

Golkar: Partai Tua dengan Semangat Muda

Banyak orang menilai Partai Golkar hanya sebagai partai tua dengan sejarah panjang. Namun, dari dalam, saya melihat wajah lain: Golkar adalah partai yang tidak pernah kehabisan kader militan dan berani memberi ruang bagi anak muda untuk tumbuh.

Golkar tidak hanya berhenti pada retorika regenerasi, tetapi membuka jalur kaderisasi yang nyata. Melalui wadah seperti AMPG, anak-anak muda bisa belajar politik sejak dini, mengenal dinamika organisasi, hingga mengasah kemampuan kepemimpinan. Di saat partai lain sering terjebak dalam sikap eksklusif, Golkar justru menyediakan ruang bagi siapa saja yang ingin berproses, termasuk mereka yang lahir dari tradisi aktivisme.

Kesempatan Emas Bagi Anak Muda Kritis

Generasi muda hari ini menghadapi dilema: apakah cukup puas menjadi pengkritik dari luar, atau berani masuk untuk berjuang dari dalam sistem? Bagi saya, jawabannya jelas: anak muda harus berani masuk ke ruang politik formal.

Bukan berarti meninggalkan idealisme, tetapi justru menyalurkannya dalam bentuk kebijakan nyata. Politik adalah laboratorium besar, tempat ide diuji dan diperjuangkan hingga menjadi keputusan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Saya percaya, anak muda yang kritis dan memiliki gagasan segar tentang pendidikan, ekonomi, lingkungan, maupun pembangunan daerah, kini mendapat kesempatan emas. Golkar memberikan panggung itu. Tinggal bagaimana generasi muda berani melangkah, bukan hanya bicara tentang perubahan, tetapi ikut serta mewujudkannya.

Dari Aktivis ke Politisi: Sebuah Amanah

Ketika saya diberi amanah sebagai Ketua AMPG sekaligus Wakil Ketua Bidang Kepemudaan dan Olahraga DPD I Partai Golkar NTB, saya memaknainya bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab moral. Amanah ini adalah panggilan untuk membuktikan bahwa aktivis tidak harus kehilangan idealismenya ketika masuk politik. Justru di sinilah aktivisme menemukan jalur baru: memperjuangkan ide-ide besar dalam arena kebijakan.

Saya ingin menjadi contoh bahwa aktivis tidak berhenti di forum diskusi atau di jalanan, melainkan bisa hadir di ruang-ruang pengambilan keputusan tanpa kehilangan integritas.

Menatap Masa Depan: NTB dan Indonesia

Saya yakin, masa depan NTB dan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari keberanian anak-anak mudanya. Mereka yang pernah ditempa oleh gerakan mahasiswa, yang terbiasa berpikir kritis, harus hadir di parlemen, di pemerintahan, di partai politik, untuk memastikan idealisme mereka tidak padam.

Golkar telah membuka pintu, dan kini giliran anak-anak muda untuk masuk, berproses, dan membuktikan diri. Politik tidak boleh lagi dilihat sebagai dunia kotor yang menakutkan, melainkan sebagai ruang perjuangan yang menuntut integritas, kerja keras, dan keberanian moral.

Pada kesempatan ini saya ingin menegaskan untuk semua anak muda NTB dan Indonesia: jangan takut masuk ke politik. Jangan biarkan idealisme hanya menjadi kenangan masa kuliah. Mari menjadikannya energi untuk memajukan daerah dan bangsa. Karena perubahan tidak hanya ditulis dalam spanduk aksi, tetapi juga diputuskan di meja kebijakan.

Kader KAMMI Sumsel Nilai Ketua PW Tidak Paham Aturan

0

Sumatera Selatan, Barbareto News – Dinamika internal Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) terus memanas. Ketua Pengurus Wilayah (PW) KAMMI Sumatera Selatan bersama sejumlah PW lain menyatakan dukungan kepada Jundi sebagai Ketua Pengurus Pusat (PP) KAMMI. Langkah itu justru memantik kritik keras dari kader di daerah yang menilai sikap tersebut sebagai tindakan keliru.
.
Dimas, kader KAMMI Sumatera Selatan, menegaskan dukungan Ketua PW Sumsel terhadap Jundi berlawanan dengan fakta maupun aturan organisasi. Menurutnya, Jundi adalah pihak yang secara terang melakukan pelanggaran terhadap Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KAMMI.
.

“Langkah Ketua PW Sumatera Selatan mengeluarkan sikap dan terlibat dalam membela Jundi yang sudah dipecat adalah keliru,” tegas Dimas, Sabtu (21/09/2025).
Ia menyebut Ketua PW Sumsel semestinya lebih bijak dalam mengambil posisi agar tidak terjebak pada sikap emosional.
.
“Padahal jelas siapa yang melanggar AD/ART, yaitu Jundi. Seharusnya Ketua PW Sumsel tidak arogan dalam membela pihak yang salah,” ujarnya.

Dimas menilai kondisi ini adalah cerminan kegagalan kepemimpinan Jundi di tubuh KAMMI. Seorang pemimpin, kata dia, mestinya menjaga marwah organisasi, bukan justru menimbulkan kegaduhan dan konflik berkepanjangan.
.
“Ini adalah bentuk kegagalan Jundi dalam memimpin organisasi. Jangan sampai KAMMI dibawa ke arah yang salah hanya karena kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” sambungnya.

Suara serupa juga datang dari kader KAMMI lainnya, Hamzah Nangwa. Ia menyebut dukungan terbuka kepada Jundi justru memperlihatkan adanya krisis integritas di tingkat pimpinan wilayah. Terlebih, ia juga menyangkan adanya sikap para Pengurus Daerah (PD) yang notabene merupakan kader-kader senior, justru tidak memahami legalitas kepengurusan pusat.
.
“Bagi kami di akar rumput, ini sangat memalukan. Dukungan PD dan PW kepada sosok yang jelas-jelas melanggar AD/ART sama saja menutup mata terhadap aturan organisasi. Itu menandakan ada kepentingan lain yang sedang bermain,” kata Hamzah.
Hamzah juga menegaskan pentingnya mengembalikan KAMMI ke jalur konstitusional.
.
“Kalau aturan bisa diabaikan, maka KAMMI akan kehilangan jati dirinya sebagai organisasi kader. Kita butuh kepemimpinan yang menyelamatkan, bukan yang membiarkan konflik semakin parah,” tegasnya.
Di tengah konflik, baik Dimas maupun Hamzah memberikan apresiasi terhadap langkah M Amri Akbar yang disebut mereka sebagai upaya penyelamatan organisasi.

“Yang perlu kita apresiasi adalah langkah M Amri Akbar sebagai upaya penyelamatan organisasi. Dengan demikian, KAMMI tidak dikelola sesuai mood dan selera pribadi, tapi berdasarkan aturan yang jelas,” tutur Dimas.

Lebih lanjut Hamzah mengatakan Amri Akbar mewakili semangat kader yang masih ingin menjaga marwah organisasi. Sikap Amri Akbar adalah simbol perlawanan terhadap pragmatisme di tubuh KAMMI.

Suara Kader: Kedewasaan Organisasi yang Hilang

0

Opini, Barbareto News – Dalam dinamika organisasi, perbedaan pendapat adalah hal wajar. Namun, ketika perbedaan itu dipertajam dengan pernyataan sikap yang cenderung berpihak kepada figur tertentu, maka organisasi justru kehilangan kedewasaannya. Alih-alih menjernihkan keadaan, sikap tersebut malah berpotensi memperdalam fragmentasi kader.

PW dan PD se-Indonesia semestinya tidak menambah bara konflik. Mereka memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keutuhan organisasi, bukan justru ikut terjebak dalam pusaran loyalitas personal. Ingat, organisasi mahasiswa seperti KAMMI dibangun bukan untuk kursi atau jabatan, melainkan untuk memperkuat ukhuwah, mencetak kader, dan menjadi wadah perjuangan moral-intelektual.

Organisasi Bukan Arena Personal

Sikap yang lebih bijak dari PW dan PD seharusnya adalah:
1. Menjadi penengah – menghadirkan ruang musyawarah, bukan mengesahkan salah satu kubu.
2. Menagihkan persatuan kader mengingatkan bahwa amanah jabatan hanyalah alat perjuangan, bukan tujuan.
3. Mendorong kedewasaan politik organisasi agar kader belajar menempatkan kepentingan kolektif di atas ambisi personal.

Jabatan di organisasi bukan hak milik pribadi, melainkan amanah kepemimpinan. Ia harus dijalankan dengan tanggung jawab, ketulusan, dan visi organisasi. Ketika jabatan dijadikan rebutan, maka organisasi kehilangan ruhnya.

Jalan Kembali ke Persatuan

PW dan PD se-Indonesia harus berhenti memperkeruh suasana dengan pernyataan keberpihakan. Tugas utama mereka adalah menenangkan kader, menutup celah perpecahan, serta mengembalikan orientasi organisasi pada cita-cita awal: menjaga ukhuwah, memperjuangkan nilai, dan menumbuhkan kepemimpinan yang sehat.

Yang dibutuhkan hari ini adalah kebijaksanaan: mengajak kader kembali bersatu, menempatkan organisasi di atas kepentingan pribadi, serta menumbuhkan kepemimpinan yang bersih, cerdas, dan bermartabat.

Jika PW dan PD gagal memainkan peran ini, maka sejarah akan mencatat bahwa mereka ikut bertanggung jawab dalam melahirkan perpecahan. Tetapi jika mereka mampu bersikap dewasa, maka KAMMI akan tetap berdiri tegak sebagai kekuatan moral mahasiswa muslim Indonesia.

Pada Intinya: Opini ini menekankan bahwa PW/PD se-Indonesia seharusnya bersikap bijak dan netral, bukan berpihak pada pribadi. Tugas mereka adalah menjaga persatuan, menenangkan kader, dan memastikan jabatan tetap dipahami sebagai amanah kepemimpinan, bukan alat ambisi pribadi.

Dengan begitu, KAMMI bisa kembali menjadi rumah perjuangan, mari KAMMI jayakan Indonesia.

Penulis: Herianto

Tingkatkan Profesionalisme Anggota, Dirpolairud Polda NTB Gelar Pelatihan Selam

0

Barbareto News – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda NTB menggelar pelatihan peningkatan kemampuan selam bagi anggotanya. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol Boy F. S. Samola, S.I.K., M.H., di Mataram. (15/9/2025).

Dalam sambutannya, Dirpolairud menyampaikan bahwa kemampuan selam merupakan keterampilan utama yang harus dimiliki setiap personel Polairud. Selain mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum di laut, keterampilan ini juga sangat penting dalam operasi pencarian, penyelamatan, serta penanggulangan kondisi darurat di wilayah perairan NTB.

“Pelatihan ini bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga menanamkan kedisiplinan, kerja sama tim, dan yang terpenting adalah keselamatan dalam menjalankan tugas. Saya berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan di lapangan,” ujar Kombes Pol Boy.

Menurutnya, tantangan tugas Polairud ke depan semakin kompleks, terutama di wilayah perairan NTB yang memiliki nilai strategis sekaligus potensi kerawanan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas anggota melalui pelatihan selam menjadi kebutuhan mutlak agar personel selalu siap siaga menghadapi berbagai situasi di lapangan.

Kegiatan pelatihan selam ini diikuti oleh 30 personel Dit Polairud Polda NTB dengan pendampingan instruktur berpengalaman dari POSI. Para peserta akan menjalani serangkaian latihan mulai dari teori dasar penyelaman, teknik penggunaan peralatan selam, hingga praktik langsung di lapangan perairan.

Dengan adanya pelatihan ini, Dit Polairud Polda NTB berharap seluruh personelnya semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Kapolda NTB Hadiri Hultah NWDI ke-90 di Pancor

0

Barbareto News – Kapolda Nusa Tenggara Barat, Irjen Pol. Hadi Gunawan, SIK., menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (Hultah) ke-90 Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) yang dirangkaikan dengan Haul ke-28 Pahlawan Nasional, Almagfurullah Maulana Syaikh H. Muhammad Zainuddin Abdul Majid, sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pancor, Lombok Timur, Minggu (14/09/2025).

Acara akbar tersebut dihadiri ribuan jamaah serta sejumlah tokoh penting, mulai dari pejabat Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, para tokoh agama se-NTB, hingga jajaran pembina, ketua, dan pengurus NWDI.

Kapolda NTB Hadiri Hultah NWDI ke-90 dan Haul Maulana Syaikh di Pancor
Kapolda NTB bersama TGB. (Dok. Polda NTB)

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., dalam keterangan resminya menyebutkan bahwa kehadiran Kapolda NTB bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh besar sekaligus Pahlawan Nasional Maulana Syaikh, tetapi juga sebagai wujud kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

“Kapolda hadir sekaligus memberikan penghormatan atas jasa besar Maulana Syaikh H. Muhammad Zainuddin Abdul Majid yang telah berjuang membangun pendidikan dan keagamaan di NTB, serta sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW,” jelas Kombes Kholid.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa momentum keagamaan seperti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran Kapolda NTB, kata dia, diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan para ulama, tokoh masyarakat, dan jamaah NWDI dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah NTB.

“Kita berharap melalui kebersamaan dalam kegiatan sosial dan keagamaan ini, hubungan Polri dengan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif di NTB,” tutupnya.