Mataram, BarbaretoNews – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal bersama Kapolda NTB, Danrem 162/Wira Bhakti, Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Kepala BNNP NTB, Danlanal Mataram, Danlanud ZAM, Kepala Dinas Perhubungan NTB, Kepala Jasa Raharja, serta jajaran kepala OPD terkait lainnya, memantau arus mudik Lebaran di Terminal Mandalika Bertais. Minggu, 15 Maret 2026.
Kapolda NTB melalui Kabid Humas Polda NTB Kombes Mohammad Kholid menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memantau secara langsung kondisi arus mudik Lebaran di terminal serta memastikan pelayanan transportasi berjalan aman dan tertib bagi masyarakat yang akan pulang kampung.
“Hari ini kami mendampingi rombongan Forkopimda Provinsi NTB melakukan pengecekan di Terminal Mandalika untuk memantau secara langsung situasi arus mudik di terminal tersebut,” ungkapnya.
Gubernur NTB bersama rombongan mengecek kondisi armada bus yang akan mengangkut penumpang, sekaligus berdialog langsung dengan para sopir, kru bus, petugas terminal, penjual tiket, serta para penumpang yang tengah menunggu keberangkatan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTB juga memberikan imbauan kepada sopir dan kru bus agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Saat pengecekan berlangsung, Pak Gubernur, Pak Kapolda, Danrem, dan pejabat lainnya berdialog langsung dengan penumpang serta pengelola dan kru bus. Para sopir dan kru diingatkan agar tetap waspada dan tidak mengemudi dengan kecepatan melebihi batas aturan demi keselamatan bersama,” jelasnya.
Pemantauan ini merupakan bagian dari rangkaian pengamanan Operasi Ketupat Rinjani 2026, yang bertujuan memastikan seluruh aktivitas arua mudik Lebaran berjalan aman, nyaman, dan lancar.
Dengan pengawasan dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta instansi terkait, diharapkan masyarakat yang menggunakan transportasi bus untuk mudik dapat merasakan pelayanan yang baik selama perjalanan.
“Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman sehingga terwujud ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ sesuai tagline Operasi Ketupat Rinjani 2026,” pungkasnya.

