BerandaBlogPemkab Loteng Fokus Pulihkan Warga Terdampak Kebakaran Sade

Pemkab Loteng Fokus Pulihkan Warga Terdampak Kebakaran Sade

Lombok Tengah, Barbaretonews — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), bergerak cepat menangani warga terdampak kebakaran di Kampung Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut.

Selain memenuhi kebutuhan darurat, Pemkab Lombok Tengah memastikan aspek kesehatan dan pendidikan warga terdampak tetap menjadi prioritas.

Pemerintah menilai penanganan pascakebakaran tidak hanya sebatas penyediaan tempat pengungsian dan logistik, tetapi juga menyangkut kondisi psikologis serta keberlangsungan pendidikan anak-anak.

Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, mengatakan koordinasi dengan sejumlah pihak telah dilakukan untuk menentukan langkah penanganan warga setelah musibah tersebut.

“Hari ini kita sudah diskusi dengan Pak Dandim, Kapolres, Pak Wabup dan seluruh dinas terkait tentang masalah ini,” kata Pathul saat meninjau lokasi kebakaran di Desa Adat Sade, Minggu (23/8/2026).

Menurut Pathul, pemerintah saat ini memusatkan perhatian pada kebutuhan warga yang kehilangan tempat tinggal atau terdampak langsung kebakaran. Salah satunya dengan menyiapkan tenda darurat dan bantuan logistik di depan Kantor Desa Rembitan.

Pemkab juga melibatkan Dinas Kesehatan untuk memberikan pendampingan psikologis atau trauma healing kepada warga yang mengalami dampak dari kejadian tersebut.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan diminta segera melakukan pendataan terhadap siswa yang terdampak kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan akses pendidikan meskipun tengah berada dalam kondisi darurat.

“Dinas Pendidikan juga data jumlah siswa yang terdampak. Semuanya ambil bagian,” ujarnya.

Pathul juga menyoroti kondisi kesehatan warga yang kini mulai berpindah dan tinggal sementara di rumah kerabat. Menurutnya, perpindahan warga ke sejumlah lokasi perlu diikuti dengan pemantauan kesehatan untuk mencegah munculnya penyakit menular.

Ia mengingatkan potensi penyakit seperti muntaber harus diantisipasi sejak awal, terutama jika kondisi lingkungan dan sanitasi belum sepenuhnya pulih.

“Karena masyarakat sudah bergeser ke rumah-rumah penduduk maka ini menjadi perhatian juga. Karena ini terkait dengan kesehatan. Pelajaran dari tahun yang lalu itu, kesehatan yang paling utama karena sering terjadi muntaber dan lain sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu, mengenai penyebab kebakaran, Pemkab Lombok Tengah masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian. Pathul mengatakan pihaknya belum ingin berspekulasi sebelum proses identifikasi selesai.

“Ini sedang diidentifikasi oleh pihak Inafis Polda NTB dan Polres Lombok Tengah. Kita fokus penanganan dulu ya,” tegasnya.

Pemkab Lombok Tengah memastikan penanganan warga terdampak menjadi prioritas sembari menunggu hasil penyelidikan mengenai penyebab kebakaran.

Fery Padly
Fery Padly
Fery Padly adalah penulis BarbaretoNews yang meliput isu pemerintahan, hukum, politik, ekonomi dan peristiwa daerah di Nusa Tenggara Barat. Ia aktif melakukan peliputan lapangan dan penulisan berita berbasis fakta dengan mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, dan verifikasi sumber sesuai Pedoman Media Siber.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular